Mengenal 4 Jenis Hollow Galvanis

Mengenal 4 Jenis Besi Hollow: Karakteristik dan Penggunaannya
Masing-masing jenis besi hollow berikut ini juga memiliki karakteristik yang berbeda-beda.
1. Besi Hollow Hitam
Jenis besi hollow ini disebut demikian lantaran memiliki permukaan yang berwarna hitam cenderung keabu-abuan. Warnanya menjadi hitam karena dibuat menggunakan bahan dasar baja canai panas (hot rolled steel) yang platnya juga berwarna dasar hitam.
Besi ini kerap digunakan untuk aneka jenis proyek bangunan. Misalnya saja untuk pembuatan pagar rumah, kanopi, railing, dan rangka atap. Variasi ukuran hollow yang tersedia juga tergolong lengkap sehingga mudah disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Permukaannya mudah dilapisi dengan cat sehingga tampilan akhirnya bisa selaras dengan tema desain bangunan.
Dibandingkan dengan jenis besi hollow lainnya, jenis yang ini yang paling mudah berkarat. Maka diperlukan perawatan ekstra seperti menambahkan lapisan cat dan cairan anti karat supaya bisa digunakan dalam waktu lama.
2. Besi Hollow Galvanize
Inilah jenis besi hollow yang paling populer digunakan di Indonesia. Materialnya terdiri dari canai panas (hot rolled steel) dan canai dingin (cold rolled steel) yang kemudian dilapisi dengan plat baja galvanis.
Lapisan plat baja galvanis sendiri memiliki kandungan 97% zinc coating serta 3% aluminium dan campuran bahan lain. Kandungan tersebut membuat besi hollow galvanis lebih tahan terhadap proses korosi atau pembentukan karat. Karakteristik ini menjadikan besi hollow galvanize ideal untuk penggunaan di area interior maupun eksterior.
3. Besi Hollow Galvalume
Jenis besi hollow galvalume hampir mirip dengan jenis galvanize. Perbedaannya terletak pada kandungan material yakni 55% aluminium, 43,4% zinc, dan 1.6% silikon. Sekilas, tampilan fisik keduanya mirip. Namun besi hollow galvalume memiliki motif kristal yang lebih kecil dan tertutup dibandingkan dengan besi hollow galvanis.
Daya tahannya terhadap pembentukan karat lebih baik dibandingkan besi hollow galvanis. Tapi sayangnya, besi hollow galvalume ini lebih rentan terhadap goresan. Besi ini juga lebih rentan lapuk saat terkena semen. Oleh karenanya, besi hollow jenis galvalume ini lebih cocok untuk pembuatan rangka furnitur dan rangka atap yang nantinya tertutupi oleh material finishing.
4. Besi Hollow Gypsum
Besi hollow jenis gypsum dibuat dengan lapisan stainless dan pigmen zinc anti karat. Lapisan tersebut membuat besi hollow ini tahan lama dan tidak mudah lapuk. Biasanya, jenis besi hollow gypsum digunakan sebagai rangka plafon di rumah maupun bangunan komersial untuk menggantikan material kayu.
Ukuran besi hollow gypsum memiliki ketebalan dengan variasi 0,3 mm hingga 0,4 mm. Permukaan besi hollow gypsum ini pada umumnya dicat dengan warna merah atau hijau.
Sebelum memutuskan untuk menggunakan besi hollow, tentukan dulu kebutuhanmu. Lalu sesuaikan dengan jenis dan ukuran hollow yang pas supaya bisa mendapatkan daya topangnya sempurna. Rumah-rumah yang baru dibangun biasanya sudah menggunakan besi hollow untuk rangka atapnya. Kamu bisa temukan aneka pilihan rumah baru tersebut lewat Sumber Griya Abadi.